haute couture.

karena majalah yang gua baca religiously adalah Vogue, gua sedikit banyak tahu tentang tingkat appreciation seseorang terhadap fashion. well, it’s high if  a piece of skirt worth 3.000 dollar.  Lalu, kadang-kadang kalo liat model dengan dress haute couture, gua bingung. apa itu sekedar istilah buat baju yang dibuat khusus untuk satu orang? apa bedanya sama penjahit/ tailor biasa?

nah, Vogue October 2008 memuat features tentang dunia haute couture, Handmade’s Tale written by Hamish Bowle.

Setiap rumah mode, terutama rumah mode ternama seperti Dior, Channel, Christian Lacroix mempunyai couture ateliers dimana di dalamnya terdapat hierarki untuk para craftmanship, yang tujuannya mewujudkan impian sang desainer menjadi bentuk nyata 3 dimensi. Atasan tertinggi tentunya adalah sang desainer, tapi couture ateliers hierarki dimulai dari the directrice yang mengepelai beberapa premieres (heads) yang bertanggung jawab untuk satu workshop, dimana setiap workshop di dalam rumah mode tersebut, mempunyai spesialisasi sendiri, apakah itu flou (dressmaking) atau tailleur (tailoring), orang yang bekerja dengan kain sifon, tidak bisa bekerja dengan kain tweed (kain yang jenisnya tebal), dan setiap pengerajin mempunyai keahlian sendiri-sendiri, ada yang ahli dengan sifon, brokat dan lain sebagainya.

Di dalam couture ateliers, para pengrajin tidak diperkenankan menggunakan hape, suasana kerja seperti industri dan sangat fokus, sementara setiap garmen dilindungi oleh kain putih, proteksi dari debu dan prying eyes. Manekin-manekin berjubel, karena ukuran manekin tersebut dibuat sesuai dengan ukuran nyata tubuh para klien. Pada kebanyakan rumah mode, para pegawai mengenakan jas putih, seperti jas lab dan kantong yang isinya gunting, jarum pentul dan jarum. Pada rumah mode Lacroix, terdapat peta dunia dengan pushpin yang menandakan kemana saja para fitters mereka bepergian untuk bertemu klien mereka.

sebelum dress akhir jadi, para desainer umumnya membuat toile-nya dulu (rancangan dengan bahan cotton, dibuat sebelum bahan mahal digunting) toile ini berfungsi sebagai ‘maket’ buat para desainer. Untuk Galliano, proses toile ini bisa berlangsung sampai 3x, dan setiapnya melalui evolusi yang berbeda sampai menjadi hasil akhir. Sementara Karl Lagerfeld di rumah mode Channel, jarang sekali melihat  toile secara utuh, ia men-sketsa dengan sangat detail, sampai ke bahan, tiap lipitan dan kantung. Lain lagi dengan Gaultier, baginya, toile tidak berbicara, ia menggunakan fabric asli untuk proses pembuatannya.

Berapa harga sebuah gaun couture? hohoho..

harga standar untuk dress adalah 100.000 $, tapi dicatat itu harga standar.. untuk yang gaun yang aneh2 dan lebih extraordinary harganya jauh lebih tinggi daripada itu.

Ini ada beberapa foto dari Vogue, modelnya Natalia Vadionova, fotografernya Patrick Demarchelier. Difoto dengan staff rumah mode-nya. Oh bajunya kereeeeeeeeeeeeeeeeen!!!!!!

Dior

Dior

Channel

Channel

Givenchy

Givenchy

Lacroix

Lacroix

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s